Empat Kali Berturut-Turut DKI Raih WTP

  • Bagikan
anies
Cloud Hosting Indonesia

SRIBERNEWS–Luar biasa pencapaian Pemprov DKI. Setelah tiga tahun berturut-turut meraih opini Wajar Tampa Pengecualian (WTP), tahun ini Provinsi DKI Jakarta kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia.

Opini WTP tersebut diserahkan langsung BPK kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam rapat paripurna penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LPH) atas laporan keuangan pemerintah daerah DKI Jakarta tahun 2020.

DomaiNesia

“Berdasarkan pemeriksaan yang telah dilakukan BPK atas laporan keuangan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Tahun 2020, termasuk implementasi atas rencana aksi yang akan dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menindaklanjuti rekomendasi, maka BPK memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian,” ujar Anggota V BPK RI Barullah Akbar di Ruang Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta, Senin, 31 Juni 2021.

Baca Juga:  Sub Penyalur Solusi BBM Kawasan 3T

WTP diraih Pemprov DKI Jakarta sejak tahun 2017 dan terus meraih predikat tertinggi dalam pemeriksaan BPK itu di tahun 2018, 2019, dan tahun 2020.

Atas penghargaan ini GUbernur DKI Anies Baswedan mengucapkan terima kasih.

“Baru saja kita mendengarkan sambutan yang disampaikan anggota 5 atas lampiran 3.030 dan syukur alhamdulillah BPK RI kembali memberikan Opini Wajar Tanpa Pengecualian. Alhamdulillah. Opini ini merupakan tertinggi yang telah dilakukan Pemprov DKI. Opini WTP ini merupakan opini keempat kalinya secara berturut-turut,” kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam sambutannya dalam rapat paripurna tersebut.

Anies mengatakan predikat WTP ini dipersembahkan untuk stakeholder dan masyarakat dalam wujud menyelenggarakan pengelolaan keuangan yang akuntabel. Anies pun menyampaikan terima kasih pada BPK.

Baca Juga:  Dirawat di RS Ummi Bogor, Kondisi HRS dan Isteri Baik.

“Kami terima kasih kepada BPK RI yang dilakukan secara amat profesional serta berikan rekomendasi-rekomendasi hasil pemeriksaan sehingga memacu kami dalam mengelola. Masa pemeriksaan ini dilakukan dalam masa COVID. Izinkan kami sekali lagi apresiasi kepada BPK RI,” kata Anies.

Anies berharap capaian ini dapat memicu pihaknya agar dapat mengoptimalkan perbaikan dan penuntasan yang perlu diperbaiki oleh Pemprov DKI. Anies juga berterima kasih pada ASN yang merelakan waktunya selama proses audit oleh BPK.

Anies mengatakan predikat WTP ini bukan tujuan akhir. Pemprov akan melakukan perbaikan mulai dari pengembangan sistem informasi daerah sampai peningkatan dan penguatan APBD.

“Ini adalah bentuk tidak langsung dari Pemprov DKI. Saya juga apresiasi kepada BPKP yang selama ini telah jadi mitra Pemprov DKI Jakarta dalam rangka meningkatkan akuntabilitas sistem internal pemerintah,” kata Anies.
Dia juga mengucpkan terima kasih kepada jajarannya.

Baca Juga:  Berkreasi dan Berinovasi untuk Indonesia Maju melalui Inclusive Festival (InFest) Merah Putih

“Saya terima kasih kepada seluruh jajaran Pemprov. Terima kasih juga kepada pimpinan DPRD, anggota DPRD yang telah jadi mitra yang amat baik. Empat kali bukanlah hal sederhana karena ini mencerminkan konsistensi. Kami berharap perbaikan akan terus dilakukan sebaik-baiknya sehingga WTP bisa jadi tradisi. Dapat WTP adalah suatu hal yang biasa di mana bulan Mei 2018 menjadi rasa sebuah kebaruan karena lama kita tidak mendapat WTP. 2018, 2019, 2020, 2021 dapat WTP. Insyaallah ke depan dapat WTP adalah hal yang normal hal yang wajar. Semoga ini bisa memacu menjaga tata kelola keuangan daerah,” katanya. POP/S1

DomaiNesia
OkeStore Theme
  • Bagikan