Ratusan Pegawai Tetap KPK Minta Tunda Pelantkan ASN

  • Bagikan
gedung kpk1
Cloud Hosting Indonesia

SRIBERNEWS.COM-Ratusan pegawai tetap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajukan surat kepada Pimpinan dan Sekretaris Jenderal KPK. Isinya, untuk menunda pelantikan sebagai aparatur sipil negara (ASN) yang direncanakan berlangsung pada 1 Juni 2021.

Mereka berasal dari Direktorat Penyelidikan, Direktorat Penyidikan, Direktorat Dumas , Direktorat Pembinaan Jaringan Kerja Antar-Komisi dan Instansi (PJKAKI), Direktorat DNA, dagabungan beberapa Kedeputian di KPK, Direktorat Dumas, Direktorat Penyelidikan, Direktorat Penyidikan dan ,Direktorat PJKAKI, dan beberapa unit lain.

DomaiNesia

Ketua Wadah Pegawai KPK, Yudi Purnomo Harahap, mengatakan surat permintaan penundaan pelantikan itu dikirim melalui surat elektronik kepada pimpinan KPK, Dewan Pengawas serta seluruh pegawai KPK.

Sebanyak 75 pegawai Direktorat Penyelidikan, dalam surat permohonannya meminta agar dilakukan penundaan pelantikan yang direncanakan tanggal 1 Juni 2021, hingga ada kejelasan mengenai pelaksanaan peralihan pegawai KPK telah sesuai dengan aturan, prinsip hukum, dan arahan dari Presiden Joko Widodo.

Baca Juga:  BPH Migas Beri Pencerahan Warga Saumlaki Soal BBM Satu Harga

Mereka juga meminta agar pimpinan KPK lebih dahulu memperbaiki pelaksanaanperalihan pegawai KPK. Sehingga, tidak menimbulkan permasalahan baru secara materiil maupun formil.

Mereka meminta pimpinan menjamin seluruh pegawai KPK akan dilantik menjadi ASN sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan dan arahan Presiden Joko Widodo.

“Sesuai dengan arahan Presiden Jokowi, kami tidak mendukung adanya pemberhentian pegawai atau segala bentuk yang berakibat tidak beralihnya pegawai KPK sebagai ASN,” tulis surat tersebut.

“Kami meminta agar hasil tes (lengkap berikut kertas kerja) dapat dibuka, sesuai dengan perintah UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik Pasal 17 huruf h angka 5 dan Pasal 18 ayat 2, yaitu berdasarkan Persetujuan Tertulis dari masing-masing pegawai,” isi surat itu.

Baca Juga:  Moeldoko, Ketum Demokrat versi KLB

Para pegawai tetap KPK itu berharap agar dapat diberikan kesempatan berdialog dengan Pimpinan selaku orang tua di lembaga. Mereka berharap, dengan berdialog secara langsung, baik itu dalam forum kecil atau melalui sarana prasarana sesuai protokol kesehatan akan membuka peluang untuk menyepakati solusi atas keresahan ini sebelum tanggal 1 Juni 2021. DAG/S2

DomaiNesia
OkeStore Theme
  • Bagikan