7 Tips Menjaga Mata Anak Selama Sekolah Online

  • Bagikan
Cloud Hosting Indonesia

SRIBERNEWS–Penggunaan layar yang terlalu lama saat New Normal seperti ketika harus meeting online dan belajar online bisa mengakibatkan sindrom keletihan mata digital (asthenopia) dan meningkatkan risiko rabun jauh (miopia). Berdasarkan data Optometry Australia pada tahun 2018, sebanyak 90% pengguna gawai digital mengalami asthenopia dengan gejala-gejala seperti: mata kering, mata merah, iritasi, pandangan blur, sakit kepala, hingga kesulitan fokus.

“Di saat New Normal ini, kami ingin meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan mata, terutama karena mata adalah salah satu indera terpenting yang mendukung kelancaran aktivitas sehari-hari kita. Kesehatan mata sangat penting untuk dijaga selama New Normal ini,” ungkap Heskhel Wijaya, Marketing Manager PT LAPI Laboratories, produsen suplemen mata Eyevit.

DomaiNesia

Beberapa upaya pencegahan dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan mata, seperti menjaga jarak antara mata dan layar minimal 30 cm, memeriksakan mata secara rutin minimal setahun sekali, dan menerapkan metode 20-20.

Baca Juga:  Warganet Heboh Polisi Bubarkan Relawan Front Persaudaraan Islam yang Bantu Korban Banjir

Metode 20:20 berarti setiap 20 menit anak atau orang dewasa melihat layar, mereka harus mengambil istirahat selama 20 detik dan melihat objek yang jauh (dengan jarak minimal 6 meter). Hal ini berguna untuk melatih kelenturan mata dan mengurangi kelelahan mata digital.

Untuk menjaga kesehatan mata, anak-anak dan orang dewasa juga dapat mengkonsumsi suplemen mata seperti Eyevit secara rutin. Formula Eyevit menggunakan bahan alam dan mengandung 8 nutrisi penting yang sangat dibutuhkan mata, yaitu: Bilberry dengan antioksidan yang tinggi, Lutein, Zeaxanthin, Retinol, BetaCaroten, Vitamin E, Selenium dan Zinc. Eyevit juga sudah mendapatkan sertifikat Halal dari MUI.

“Formula Eyevit terbukti secara klinis membantu mengatasi mata lelah, perih, dan pandangan kabur akibat penggunaan gawai terlalu lama. Eyevit bekerja dengan meningkatkan sirkulasi oksigen pada pembuluh darah mata dan meningkatkan daya akomodasi atau kelenturan lensa, sehingga penglihatan menjadi lebih jelas. Vitamin ini juga bagus dikonsumsi oleh mereka yang mengalami mata minus,” tambah Heskhel.

Baca Juga:  Berlaku 1 April 2021, Negatif GeNose Berlaku untuk Semua Perjalanan Domestik

Era New Normal telah menjadikan penggunaan layar elektronik/gawai menjadi suatu keharusan baik anak-anak maupun orang dewasa mengandalkannya untuk dapat bersekolah dan bekerja seperti biasa. Namun, untuk mengimbanginya, dibutuhkan kesadaran untuk menjaga kesehatan mata sejak dini. Pasalnya, mata yang telah mengalami miopia pun memiliki risiko lebih tinggi untuk penyakit yang lebih serius di masa depan, seperti glaukoma, katarak, dan gangguan retina.

“Pencegahan selalu lebih baik dari pengobatan. Terutama bagi anak-anak, kasihan jika sejak kecil mereka harus melekat dengan kacamata minus yang sudah tebal. Oleh karena itu, kami di Eyevit ingin meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia untuk mulai berinvestasi pada kesehatan mata mereka.Heskhel.

Baca Juga:  Di Tengah Pandemi, Warga Tetap Jalankan Salat Idul Fitri

Eyevit tersedia dalam 2 varian, yaitu Eyevit Tablet dan Eyevit Syrup. HERS/S2

DomaiNesia
OkeStore Theme
  • Bagikan