Mengenal Epigallo, Kandungan Teh Hijau yang Mampu Kurangi Bahaya Akibat Covid-19

  • Bagikan
WhatsApp Image 2021 03 26 at 15.51.42
Cloud Hosting Indonesia

SRIBERNEWS–Peneliti dan para ilmuwan berupaya mengembangkan bahan-bahan alami untuk mencegah atau menghambat resiko infeksi yang diakibatkan Covid-19.

Salah satunya, Epigallocatechin Gallate (EGCG), atau yang disingkat Epigallo.

DomaiNesia

Epigallo sebagai komponen utama yang terdapat dalam teh hijau diketahui memiliki manfaat dalam hubungannya dengan beberapa penyakit infeksi, termasuk infeksi virus.

Apalagi, menurut studi dari Djoko Purwanto, pakar farmakologi dari Universitas Airlangga, Surabaya, ditemukan bahwa antioksidan pada Epigallo memiliki kekuatan 100x lebih tinggi dibandingkan vitamin C dan 25x lebih tinggi dibandingkan vitamin E dalam melindungi tubuh.

“Epigallo merupakan kelompok zat antioksidan yang masuk dalam golongan besar polifenol,” ujar Susi, Medical Advisor LAPI Laboratories..

Dia menjelaskan, Epigallo memberikan efek positif untuk kesehatan karena memiliki kekuatan antioksidan. Dengan adanya kekuatan antioksidan tersebut, Epigallo yang terdapat di ekstrak teh hijau mampu mengendalikan radikal bebas yang sering terbentuk di dalam tubuh. Radikal bebas yang berlebih dapat memicu stres oksidatif dan dapat berujung pada kerusakan sel dan penyakit kronis.

Baca Juga:  Marina Donasikan Belasan ibu Marina Body Wash kepada PMI Surabaya

Ekstrak Epigallo tidak hanya berguna untuk menetralisir radikal bebas dari asap rokok, namun juga bermanfaat untuk mencegah sel kanker, menurunkan kolesterol, dan menjaga kesehatan pembuluh darah, jantung, serta otak.

Sehubungan dengan virus SARS-CoV-2, beberapa review maupun studi telah dilakukan dalam rangka mendorong pemanfaatan Epigallo. Mhatre et al., dalam penelitiannya yang diterbitkan oleh jurnal Phyto Medicine, menemukan bahwa enzim yang berperan penting dalam mematangkan virus adalah Chymotrypsin-like protease, atau yang disebut 3CLpro. Dengan kata lain, replikasi atau bertambahnya jumlah virus sangat tergantung pada 3CLpro. Karena itu, 3CLpro merupakan target utama obat yang digunakan untuk menangani infeksi virus korona secara umum.

Faktanya, studi in vitro dari Mathre et al. memperlihatkan bahwa Epigallo mampu menghambat 85% aktivitas 3CLpro. Karena itu, sekelompok peneliti dari Institute of Chemical Technology India ini pun menyimpulkan bahwa molekul Epigallo dapat digunakan sebagai suplemen pelengkap nutrisi harian untuk penanganan Covid-19.

Baca Juga:  Kratingdaeng Red Bull Bagikan Setengah Juta Masker ke 120 Kota

Sementara itu, peneliti Menegazzi et al. mengemukakan potensi Epigallo bagi penderita Covid-19, terutama karena kemampuannya menurunkan ekspresi dan sinyal dari berbagai mediator inflamasi.

Seperti diketahui, infeksi SARS-CoV-2 menginduksi peningkatan masuknya neutrofil secara masif ke dalam paru-paru, dengan memproduksi dan mengaktivasi TGF-β.

Peningkatan TGF-β aktif yang tidak terkontrol ini dapat mengakibatkan edema dan fibrosis yang cepat dan masif, yang mengakibatkan perubahan dan blokade jalan napas yang pada akhirnya mengakibatkan gagal nafas.

Berdasarkan temuan, Epigallo terbukti dapat menurunkan sinyal TGF-β1 dan dianggap sebagai antifibrotik potensial. Menimbang segala potensi dan profil keamanan pada manusia yang dimiliki oleh Epigallo, suplementasi Epigallo sedikit banyak dapat mengendalikan kerusakan inflamasi yang timbul pada infeksi covid-19.

Melalui studi-studi yang telah dilakukan, memang terlihat ada potensi digunakan bagi penanganan Covid-19 dengan multi ekspresi seperti antiviral, antiinflamasi, antifibrosis dan antioksidan. Epigallo tercatat relatif aman, maka pemberiannya sebagai suplementasi dapat dibenarkan, setidaknya diharapkan dapat memperoleh dari efek positif yang telah diteliti.

Baca Juga:  Hari Diabetes se Dunia, Diabetasol Gelar ampanye Bersama Diabetasol, Sayangi Dia

“Berdasarkan pengujian penggunaan suplemen yang mengandung epigallo, hasilnya menunjukan bahwa konsumsi epigallo sudah terasa khasiatnya di hari ke 4. Selain itu waktu penyembuhannya pun semakin cepat sekitar 9 hari saja,” tutup dr. Susi.
Salah satu suplene yang mengandung epigallo adalah vipro-G. vipro-G merupakan suplemen multivitamin dengan empat formula aktif yang sangat baik dalam memperkuat sistem daya tahan tubuh dan menangkal radikal bebas, baik dari dalam dan luar.

vipro-G cocok diminum secara rutin untuk para individu aktif dan produktif agar tubuh tidak mudah lelah dan sakit.

Suplemen ini merupakan satu-satunya di Indonesia yang mengandung epigallo cathechingallate (EGCG) atau yang disebut juga Epigallo, merupakan ekstrak daun teh hijau yang berfungsi sebagai super antioksidan dan memiliki kekuatan 100x lebih tinggi dibandingkan vitamin C dan 25x lebih tinggi dibandingkan vitamin E. REL/S1

DomaiNesia
OkeStore Theme
  • Bagikan