MN KAHMI Kutuk Keras Pembantaian Uyghur, Minta Presiden Jokowi Proaktif

  • Bagikan
0 IMG 20191219 WA0106
Cloud Hosting Indonesia

JAKARTA.SRIBERNEWS–Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MN KAHMI) mengutuk keras persekusi dan kebiadaban rezim komunis Cina terhadap etnis minoritas Muslim Uyghur di provinsi Xinjiang.

“Simpati dan empati KAHMI akan disampaikan melalui demonstrasi dan pernyataan sikap bersama pada hari Jumat, 20 Desember 2019 di depan Istana Merdeka, Kedutaan Besar Cina di Jakarta,” kata Koordinator Presidium MN KAHMI, Herman Khaeron, dalam pernyataan sikap resmi MN KAHMI atas tindakan rezim Komunis Cina terhadap etnis Muslim Uyghur .

DomaiNesia

Dalam pernyataan sikap yang ditandatangi bersama Sekjen Manimbang Kahariyadi dikatakan setelah mencermati tindakan persekusi dan pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan otoritas Cina terhadap umat Islam etnis Uyghur di Provinsi Xianjing (MN KAHMI) menyampaikan sejumlah pernyataan.

Baca Juga:  Lion Parcel Sumbang Mamaju - Majene Rp500 Juta

Selain mengutuk keras dan menggelar demonstrasi, MN KAHMI juga mendukung pernyataan sikap 22 negara terutama Uni Eropa, Amerika Serikat, Jepang, Australia, dan Selandia Baru yang mengecam perlakuan otoritas Cina terhadap warga Uyghur di Xinjiang.

MN KAHMI juga mengecam keras 37 negara, termasuk Arab Saudi, Aljazair dan Rusia yang membela kebiadaban otoritas komunis Cina atas warga Uyghur di Xinjiang tanpa adanya klarifikasi terhadap pemberantasan terorisme dan penentangan terhadap pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan otoritas Cina etnis minoritas Uyghur.

MN KAHMI menyayangkan sikap Presiden Joko Widodo yang tidak proaktif dalam merespon permasalahan Uyghur.

“KAHMI sangat menyesalkan sikap pemerintah Indonesia yan tidak tangkas dalam merespon persekusi yang dialami warga Uyghur di Xingjiang,” kata Herman.

Baca Juga:  Migrasi Sistem Manajemen k3 Berskala Internasional, Trakindo Raih Sertifikat Akreditasi ISO 45001:2018

MN KAHMI meminta pemerintah Indonesia dan dunia internasional agar mendesak Dewan HAM
dan Dewan Keamanan PBB mengambil langkah-langkah prevensi dan proteksi terhadap kejahatan kemanusiaan yang dilakukan otoritas Cina terhadap minoritas Uyghur di Xinjiang.

MH KAHMI juga menginstruksikan kepada seluruh aparat KAHMI di semua jenjang kepemimpinan
(Majelis Wilayah Kahmi dan Majelis Daerah Kahmi) menggalang gerakan simpatik dan doa bersama sebagai bentuk empati dan simpati pada kaum muslimin di Uyghur. Hers

DomaiNesia
OkeStore Theme
  • Bagikan