DPR: KUHP Seperti jadi Kitab Undang-Undang Hukum Petamburan

  • Bagikan
Mohamamd Syafii DPR
Mohamamd Syafii DPR
Cloud Hosting Indonesia

SRIBERNEWS– Anggota Komisi III DPR RI Muhammad Syafii menyindir KUHP kini seperti menjadi Kitab Undang Undang Hukum Petamburan karena hanya diterapkan untuk Petamburan.

Hal itu dia sampaikan saat mempertanyakan kasus Habib Rizieq Syihab (HRS) kepada Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta,Kamis, 18 Februari 2021.

DomaiNesia

Menurut pria yang akrab dipanggil Romo Syafii ini, HRS layak mendapatkan Restorative Justice. Restorative Justice dicanangkan oleh Jaksa Agung sebagai usaha mencapai keadilan untuk kasus-kasus pidana umum ringan serta kasus yang tidak merugikan publik dengan harapan bisa mengurangi jumlah tahanan di penjara yang kini sudah melebihi kapasitas.

“Dan saya dengar ada 222 kasus yang diberhentikan dengan cara Restorative Justice, saya ingin dapat uraian ini kasus apa dihentikannya karena apa? pidana umum? pidana khusus? atau bagaimana?” kata Romo kepada pihak Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, sebagai mana dilansir suaraislam.id , Jumat, 19 Februari 2021.

Baca Juga:  Coca Cola - Dynapack Kerjasama Bangun Fasilitas Daur Ulang Tercanggih

Romo mengkritisi soal proses hukum HRS yang menjadi wilayah pihak Kejaksaan DKI Jakarta. Menurutnya, bukan rahasia umum lagi ketika banyak pendapat pakar hukum di Indonesia yang menganggap aneh ketika Pasal 93 Undang-Undang No 06/2018 tentang Karantina Kesehatan yang menjadikan HRS sebagai tersangka dianggap tidak tepat dan berlebihan.

“Peristiwa yang sama banyak terjadi namun tidak satupun dapat tuntutan yang sama, KUHP seperti menjadi Kitab Undang Undang Hukum Petamburan karena hanya dipetamburan saja UU ini diterapkan,” sindir Romo.

“Apa sudah demikian lugas dan masuk akal penjelasan pihak Habib Rizieq Shihab tapi kasus ini tetap dilanjutkan sedangkan peristiwa yang sama ditempat lain tidak ditindak lanjuti,” tanya Romo.

Baca Juga:  MA Batalkan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

Romo menegaskan, terkait keadilan hukum maka yang layak mendapatkannya adalah HRS. “Jadi kalo membahas Restorative Justice saya rasa yang layak mendapatkannya ya Habib Rizieq Shihab,” jelasnya. DBS/S1

DomaiNesia
OkeStore Theme
  • Bagikan