Kapal Selam Nanggala 402 Hilang Kontak

  • Bagikan
057857700 1619063574 000 98F9MX
Cloud Hosting Indonesia

SRIBERNEWS–Kapal selam Nanggala 402 hilang kontak di perairan Bali pada Kamis, 21 April 2021. KRI Nanggala 402 hilang kotak saat menggelar latihan kapal selam TNI AL di laut Bali yang di dalamnya berisi 53 personil.

Proses pencarian teruss diakukan. Lima KRI, satu helikopter dikerahkan dalam proses pencarian, dan sekitar 400 personel dikerahkan dalam operasi pencarian tersebut.

DomaiNesia

Kapuspen TNI Mayjen Achmad Riad menjelaskan Kapal Selam KRI Nanggala-402 hilang kontak, kurang lebih sekitar 60 mil dari utara perairan Bali.

Pada pukul 03.46 WIB KRI Nanggala-402 melaksanakan penyelaman. Pada pukul 04.00 WIB, KRI Nanggala-402 melaksanakan penggenangan peluncur torpedo.

Komunikasi terakhir dengan KRI Nanggala terjadi pada puku 04.25 saat Komandan Gugus Tugas Latihan akan memberikan otorisasi penembakan torpedo.

Baca Juga:  Air Kran Siap Minum, ADVANCE Kenalkan Allegro S3

“Di situlah komunikasi dengan Nanggala-402 terputus, dan pihak TNI Laut khususnya sudah mengerahkan berbagai KRI untuk membantu pencarian dan untuk memastikan keadaan yang sebenarnya dari KRI Nanggala-402,” tegas Kapuspen TNI Mayjen Achmad Riad, dalam press conference di Base Ops Lanud I Gusti Ngurah Rai, Kamis 22 April 2021.

Saat ini ada lima KRI dan satu helikopter yang melakukan operasi pencairan dengan kekuatan lebih dari 400 personel, KRI Rigel-933 saat ini sedang bergerak.

Kemudian juga terdapat penawaran bantuan dari negara sahabat seperti Singapura berupa kapal Swift Rescue diperkirakan tiba di lokasi pada tanggal 24 April, Malaysia menawarkan kapal rescue Mega Bakti akan tiba pada tanggal 26 April.

Baca Juga:  Enam Menteeri dan Lima Wamen Baeu Dilantik

Selain itu juga tawaran bantuan pencarian datang dari Basarnas, KNKT dan Pusat Penelitian dan Pengembangan Biologi Kelautan.

Petugas Gabungan Lakukan Penyisiran di Perairan Celukan Bawang Buleleng

Penyisiran di sepanjang perairan Desa Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, Bali, mulai dilakukan oleh sejumlah petugas gabungan dari Basarnas, TNI AL, dan Polairud Polres Buleleng, Kamis 22 April 2021 pagi. DBS/S1

DomaiNesia
OkeStore Theme
  • Bagikan