TKA China, Fraksi Demokrat Nilai PPKM Darurat Melempem, PPP Nilai Tidak Tepat

  • Bagikan
Irwan, Anggota DPR Fraksi Demokrat. Foto: dpr.go.id
Irwan, Anggota DPR Fraksi Demokrat. Foto: dpr.go.id
Cloud Hosting Indonesia

SRIBERNEWS.COM–Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Irwan menilai masuknya 20 tenaga kerja asing (TKA) asal China ke Indonesia melalui Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, Sabtu, 3 Juli 2021, menunjukkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat melempem.

Menurutnya, penerapan PPKM Darurat dalam upaya menekan laju penularan Covid-19 tidak akan berjalan efektif bila pemerintah tidak konsisten di sisi lain.

DomaiNesia

“PPKM Darurat ini sejak awal saya katakan tidak akan maksimal selama kebijakan pemerintahnya yang tidak tegas dan inkonsisten. Kebijakan PPKM Darurat ini melempem,” kata Irwan kepada wartawan, Senin, 5 Jui 2021.
Masuknya TKA China di tengah penerapan PPKM Darura, kata Irwan, menunjukkan pemerintah gagal memberikan rasa keadilan dan kepercayaan publik.

Baca Juga:  Kembali Raih Penghargaan, Anies Raih Ribuan Pujian dari Netizen

Hal ini karena emerintah hanya membatasi kegiatan masyarakat di dalam negeri namun membiarkan warga negara asing tetap masuk ke Indonesia.

“Rakyat di dalam negeri dibatasi geraknya tetapi transportasi penumpang internasional darat, laut dan juga udara terus berlangsung sejak awal pandemi. Semua kan tahu virus ini bukan virus endemik Indonesia tapi virus dari luar negeri tapi kebijakan pembatasan kedatangan internasionalnya sudah melempem sejak awal pandemi,” katanya.

Menurut Irwan, pemerintah harus segera menutup pintu masuk kedatangan dari luar negeri.

Wasekjen Partai Demokrat itu juga meminta pemerintah segera memasifkan distribusi vaksin, serta pelaksanaan tes maupun pelacakan kasus Covid-19 di tengah penerapan PPKM Darurat.

Baca Juga:  PT Softex Indoensia Kenalkan Confidence Adult Pants Heavy Flow

“Kalau ingin PPKM Darurat dalam negeri berhasil, ya rakyat harus, dibuat percaya dan nurut aturan pemerintah,” ujar Irwan.

Sekretaris Fraksi PPP DPR Achmad Baidowi juga angkat suara. Menurut dia, masuknya 20 TKA China melalui Makassar di tengah penerapan PPKM Darurat sangat tidak tepat dari aspek waktu.

Sebab, pemerintah baru saja menerapkan kebijakan PPKM Darurat untuk menekan lonjakan kasus Covid-19.

Meskipun TKA tersebut sudah melalui prosedur kedatangan orang asing, yakni melalui karantina, namun karena waktunya bersamaan dengan PPKM Darurat membuat publik merasa ada perlakuan khusus.

PPP bisa memahami kebutuhan tenaga kerja asing untuk pelaksanaan proyek program strategis nasional.

Namun, waktu kedatangan TKA China di tengah penerapan PPKM Darurat tidak tepat dan justru melahirkan tanggapan yang keliru dari masyarakat. DBS / S2

DomaiNesia
OkeStore Theme
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *